Nadine Chandrawinata Penasaran pada Pulau-pulau Tak Bernama

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nadine Chandrawinata. TEMPO/ Nickmatulhuda

    Nadine Chandrawinata. TEMPO/ Nickmatulhuda

    TEMPO.CO, Jakarta -Nadine Chandrawinata, Duta Wisata Bahari menceritakan pengalamannya travelling ke pulau-pulau di Indonesia. Hal yang menarik bagi Nadine adalah mengujungi pulau-pulau tak bernama di ujung barat dan ujung timur kepulauan Indonesia. “Rata-rata sudah semua lautan Indonesia saya kunjugi. Saya fokus ke pulau-pulau tak bernama di Indonesia,” kata Nadine kepada Tempo saat ditemui di Paviliun 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 25 Oktober 2017.

    Saat menceritakan pengalamannya travelling, Nadine mengatakan bahwa setiap daerah di Indonesia menarik dan memiliki ciri khasnya masing-masing. Untuk tempat tujuan wisata favoritnya, Nadine berkata bahwa Raja Ampat di Provinsi Papua Barat memikat hatinya karena ia telah berulang kali mengujungi tempat itu.

    Selain Raja Ampat, Nadine juga mengatakan bahwa ia telah mengunjungi wisata pantai di Maluku Tenggara, Kepulauan Kei. Kepulauan ini berada di barat daya jazirah Kepala Cendrawasih, Papua, 550 kilometer arah tenggara Ambon. Secara administratif, wilayahnya dibagi dua, yakni Kabupaten Maluku Tenggara yang beribu kota di Langgur, dan Kota Tual di Pulau Kai Kecil. Nadine Chandrawinata

    Di Kepulauan Kei ini terdapat Pantai Ngurbloat dan Ngursarnadan yang letaknya bersebelahan dan berjarak sekitar 18 kilometer dari Langgur, Ibu Kota Maluku Tenggara.

    NationalGeographic pernah menyebut pasir di pantai ini paling halus dibandingkan dengan tempat lain di dunia.

    Nadine Chandrawinata juga sempat mengujungi Kabupaten Asmat, yang terletak di Kabupaten Provinsi Papua, tepatnya terletak di Agats. Tentang pulau tak bernama di Indonesia, menurut data Departemen Dalam negeri Republik Indonesia ada lebih dari 9 ribu pulau yang belum memiliki nama.

     JENNY WIRAHADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.