Tiga Bangunan Bersejarah Banten Lama Ini Layak Dikunjungi

Reporter:
Editor:

Pruwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak memancing di salah satu kolam Benteng Surosowan di kawasan Banten lama, Serang, Banten, Sabtu (27/4). Benteng Surosowan yang merupakan salah satu cagar budaya peninggalan kerajaan Banten keadaannya memprihatinkan dan tidak terawat. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Seorang anak memancing di salah satu kolam Benteng Surosowan di kawasan Banten lama, Serang, Banten, Sabtu (27/4). Benteng Surosowan yang merupakan salah satu cagar budaya peninggalan kerajaan Banten keadaannya memprihatinkan dan tidak terawat. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Serang -Kawasan Banten Lama memiliki sejumlah tujuan wisata bersejarah yang kerap didatangi peminat wisata sejarah dan religi. Lokasinya yang berada di bibir pantai menawarkan cerita sejarah, pemandangan, serta gambaran kejayaan masa lalu.

    Di kompleks Banten Lama, pengunjung bisa menemukan peninggalan Keraton Surosowan, Keraton Kaibon, dan Benteng Spellwijk. Di kawasan tersebut ada Museum Kepurbakalaan Banten, Masjid Agung Banten, dan Vihara Avalokitesvara.

    1. Vihara Avalokitesvara

    Vihara ini dibangun pada abad ke-16 merupakan satu dari Vihara tua di Indonesia. Vihara ini memiliki sebutan sebagai Kelenteng Tridarma. Umat Buddha, Kong Hu Cu, dan Taoisme beribadah di sini. Seperti kebanyakan vihara masa lalu, umat beragama lain pun bisa leluasa mengujungi untuk sekedar menikmati suasana di sana.

    2. Keraton KaibonWarga melintasi tembok di komplek keraton Kaibon, Kampung Kroya, Desa Kesunyatan, Kecamatan Kasemen, Serang, Banten, 4 Februari 2016. Keraton ini dibangun pada 1815, sebagai tempat tinggal Ratu Aisyah, ibu dari Sultan Syafiudin. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Tempat ini diyakini sebagai kediaman Ratu Aisyah, ibu dari Sultan Syaifuddin. Namun bangunannya hancur ketika tentara Belanda menyerang Banten. Untungnya masih tersisa bagian bangunan istana itu.  Di dekat tempat ini ada kediaman para Sultan Banten, dari Sultan Maulana Hasanudin hingga Sultan Haji.

    3. Masjid Agung BantenPengunjung di halaman Masjid Agung Banten. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Masjid ini bercora unik. Menaranya mirip mercusuar dan beratap pagoda khas arsitekur Cina. Bangunan peninggalan Kerajaan Banten pada masa pemerintahan putra pertama Sunan Gunung Jati, Sultan maulana Hasanudin, ini masih kukuh berdiri, walau usianya sudah lebih dari tiga setengah abad.  

    Di sini, kompleks makam sultan Banten beserta keluarganya berada. Tak hanya itu, pengunjung Banten Lama tetap bisa membeli oleh-oleh seperti kerajinan Suku Badui, atau golok asli Ciomas.

    ANTARA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.