Melancong ke Rusia, Jangan Khawatirkan Soal Makanan

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Martin Sonka dari Republik Ceko mengungguli Nicolas Ivanoff dari Perancis dalam Kejuaraan Dunia Balap Udara Red Bull di Kazan, Rusia, 19 Juli 2017. Keduanya terbang di atas Agricultural Palace Kazan. REUTERS

    Martin Sonka dari Republik Ceko mengungguli Nicolas Ivanoff dari Perancis dalam Kejuaraan Dunia Balap Udara Red Bull di Kazan, Rusia, 19 Juli 2017. Keduanya terbang di atas Agricultural Palace Kazan. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi para backpacker, mungkin soal menginap dan makanan di tempat yang ia kunjungi tak menjadi masalah utama. Karena, yang penting bagi mereka adalah mereguk pengalaman baru mendatangi tempat-tempat yang belum dikenal sebelumnya. Bagaimana dengan Rusia?

    Rusia, tentu saja negeri yang menantang bagi para pelancong. Sejarah panjang, kebudayaan, dan kebiasaan masyarakatnya di sana layak dikenali.

    Baca juga: Obyek Wisata Religi Rusia yang Bisa Dikunjungi Turis Indonesia

    Aktor mengenakan kostum tradisional saat tampil dalam perayaan Hari Russian republic of North Ossetia di Krasnoyarsk, Siberia, Rusia, 22 Juli 2017. REUTERS

    Akan lebih baik, sebelum berkelana ke negeri Beruang Merah itu, beberap tip yang diberikan  Mariska Estelita, backpacker Indonesia yang sering melakukan tur ke Rusia ini, anda perhatikan. Misalnya, soal makanan, bahasa, dan kebiasaan warga lokal yang gemar bicara kasar.

    Bicara kasar? Jangan ngeper dulu, mari kita simak tip berikut.

    1. Jangan membawa uang tunai yang berlebihan saat bepergian. Kartu kredit atau ATM bisa digunakan untuk mempermudah transaksi selama berada di Rusia.
    2. Jangan lengah saat jalan-jalan di Rusia. Seperti negara eropa lainnya, banyak copet.
    3. Perhatikan budaya rusia. Meskipun cara berbicara mereka kelihatan kasar, tapi begitulah budaya mereka. Selain itu, sebelum bepergian alangkah lebih baik jika sudah mempelajari basic bahasa Rusia. Selebihnya, bisa menggunakan google translate dan bahasa tubuh.
    4. Jangan khawatir dengan makanan ya. Meskipun tidak ada restoran Indonesia di Rusia, ada banyak kantin prasmanan yang menyediakan makanan khas Rusia, namanya Stolovaya. Selain itu, ada banyak juga restoran chinese. Nah, jika lidah pelancong belum terbiasa dengan makanan Rusia, bawalah bon cabe dan sambal.
    5. Bagi yang beragama Islam, ada beberapa tempat makan yang bisa dijumpai di dekat masjid seperti di Masjid Cathedral St. Peter.
    6. Banyak tempat wisata yang ngantri untuk dikunjungi. Oleh karena itu, biasakan diri untuk berjalan kaki agar tak capek ketika muter-muter Rusia naik metro dan bus.

    INTAN NUKA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.