Kamis, 21 Juni 2018

Benahi Sungai Veteran, Banjarmasin Menuju Kota Sungai Terindah

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah perempuan menggayuh perahu menuju Pasar Terapung di sungai Martapura di desa Lok Baintan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 19 Desember 2015. Para pedagang di pasar ini menjual hasil kebun, pertanian dan beragam dagangan produksi rumah tangga. TEMPO/Iqbal Lubis

    Sejumlah perempuan menggayuh perahu menuju Pasar Terapung di sungai Martapura di desa Lok Baintan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 19 Desember 2015. Para pedagang di pasar ini menjual hasil kebun, pertanian dan beragam dagangan produksi rumah tangga. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, akan menjadikan Sungai Veteran sebagai obyek tujuan wisata sungai. Hal itu dilakukan setelah keberhasilan pemerintah menata sungai Martapura menjadi kawasan wisata.

    "Kalau pembangunan siring di Sungai Martapura selesai, kita merencanakan memperbaiki sungai di Jalan Veteran agar juga menjadi tujuan wisata ," kata Kabid Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Joko Pitoyo di Banjarmasin, Senin, 16/10.

    Sungai Martapura kini memang menjadi magnit kuat wisata Kota Banjarmasin. "Luar biasa, ada peningkatan wisata di kota ini. Perlu dikembangkan ke sungai lainnya," kata Joko.

    Saat ini kondisi sungai Veteran memang disebut tengah mati suri dan perlu dinormalisasi. Selama puluhan tahun, kawasan sungai tertutup bangunan warga. Pemerintah berencana membangun siring seperti di Batanghari.

    Pemerintah menyadari posisi sungai Veteran berada di pusat kota, sehingga perlu dibenahi dengan baik. Hal serupa juga untuk sungai yang berada di Jalan Zafri Zamzam.

    Proyek ini sejalan dengan visi dan misi wali kota dan wakil wali kota yang akan membangun kota berbasis sungai. Pemerintah bertekad menjadikan Kota Banjarmasin sebagai kota sungai terindah di Indonesia. Kota Banjarmasin yang dijuluki sebagai kota seribu sungai,memiliki 120 sungai aktif.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Hadiah Juara Piala Dunia Terus Melonjak

    Sejak digelar pada 1982, hadiah uang tunai untuk tim pemenang Piala Dunia terus meningkat. Berikut jumlah duit yang diterima para jawara global ini.