Hari Batik, yang Kian Mendapat Tempat dari Kota Seberang, Jambi

Reporter

Antara

Selasa, 2 Oktober 2018 15:48 WIB

Pekerja tengah merapikan batik khas Jambi yang dihadirkan dalam Trade Expo ke-29 di Gedung Semsco, Jakarta, 13 Oktober 2014. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jambi - Jika bermaksud berbur kain batik di Kota Jambi anda bisa menuju Kota Seberang, karena di sanalah para perajin khas batik Jambi menetap dan berkarya. Pada Hari Batik Nasional ini tak ada salahnya mengenal batik khas kota yang memiliki semboyan Tanah Pilih Pesako Betuah ini.

Para perajin di Seberang Kota it uterus mendapat pelatihan agar dapat menghasilkan batik dengan kualitas bagus. "Baru-baru ini kita latih 50 orang pengrajin batik, dan beberapa pengrajin bersama penyuluh industri kita kirim ke Yogyakarta dalam rangka Hari Batik Nasional," kata Ketua Harian Dewan Kerajian Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi, Ariansyah, di kota Jambi, Selasa, 2/10.

Menurut Ariansyah para perajin di Kota Seberang mampu melukis motif yang cantik dan memberikan pewarnaannya bagus dan rapi. Di sana para perajin menggunakan pewarnaan alami.

Ariansyah mengklaim saat ini batik Jambi kian poluler dan mendapat respon positif dari pasar. “Itu terlihat dalam berbagai kegiatan pameran berlingkup daerah maupun nasional.”

Ada banyak motif dalam batik Jambi. Salah satunya adalah motif burung hong yang sudah berkembang sejak abad ke-14. Menurut Titiek Djoko Sumaryono, Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Promosi Yayasan Batik Indonesia, batik Jampbi terpengaruh oleh budaya Arab, Cina, dan India.

Saat Kesultanan Jambi berkuasa, kata Titiek batik hanya dipakai oleh para bangsawan. “Motif yang cukup terkenal adalah motif kapal angso dan kembang pare,” kata dia dalam sebuah wawnacara dengan Koran Tempo beberapa waktu silam.

Selain itu, kata Ariansayh, motif batik Jambi juga mengambil tema buah-buahan. Ada motif nanas, durian pecah dan motif kapal sagat. “Masih banyak yang lainnya lagi sesuai dengan daerahnya yang juga memiliki ciri khas masing masing.”

Susahkah menuju Kota Seberang? Kawasan ini masih berada di kota Jambi, dan hanya dipisahkan oleh sungai Batanghari. Ada 3 cara untuk menuju ke sana, yakni menggunakan perahu ketek dan hanya butuh waktu 1—15 menit penyeberangan.

Cara lain denggan menggunakan kendaraan lewat jalur darat melewati Jembatan Batanghari I. Untuk pilihan ini waktu yang dibutuhkan yang lebih banyak, yaitu sekitar 40 menit. Jika anda penggemar jalan kaki, silakan menyebrang lewat Titian Arasy, jembatan pedestrian yang menghubungan pusat Kota Jambi dengan Kota Seberang.

Pada Hari Batik Nasional seperti saat ini, batik Jambi kian mendapat tempat di kalangan pecinta wastra Nusantara.

ANTARA


Berita terkait

Gibran Gandeng UMKM Aerostreet Luncurkan Sepatu Berdesain Batik pada 2 Oktober 2022

5 hari lalu

Gibran Gandeng UMKM Aerostreet Luncurkan Sepatu Berdesain Batik pada 2 Oktober 2022

Gibran Rakabuming Raka menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM Aerostreet untuk meluncurkan sepatu berdesain batik.

Baca Selengkapnya

KBRI Islamabad Gelar Pameran Batik Indonesia di Pakistan

12 Oktober 2021

KBRI Islamabad Gelar Pameran Batik Indonesia di Pakistan

Pameran batik oleh KBRI Islamabad bekerja sama Batik Studio ini akan menjadi pengantar kompetisi desain batik dengan motif Pakistan tahun depan.

Baca Selengkapnya

KBRI Australia Menggelar Diskusi Batik di Tengah Industri Fashion

9 Oktober 2021

KBRI Australia Menggelar Diskusi Batik di Tengah Industri Fashion

Memperingati hari Batik nasional, KBRI Australia menggelar acara diskusi online untuk membahas sejarah Batik dari sejumlah perspektif.

Baca Selengkapnya

Lestarikan Batik dengan Cara Unik, Ini 5 Kreator Duta Batik SnackVideo

7 Oktober 2021

Lestarikan Batik dengan Cara Unik, Ini 5 Kreator Duta Batik SnackVideo

Ada banyak cara orang rayakan Hari Batik Nasional. SnackVideo menyeleksi 5 kreator yang membuat video singkat soal batik.

Baca Selengkapnya

Cerita di Balik Motif Batik Slobog, Babon Angrem, Kawung, Sampai Batik Korpri

3 Oktober 2021

Cerita di Balik Motif Batik Slobog, Babon Angrem, Kawung, Sampai Batik Korpri

Fashion and Batik Desainer, Era Soekamto menjelaskan apa saja makna dari berbagai motif batik.

Baca Selengkapnya

Asal Usul Motif Batik Truntum karena Istri Menolak Poligami

3 Oktober 2021

Asal Usul Motif Batik Truntum karena Istri Menolak Poligami

Batik berperan sebagai alat komunikasi atau doa kepada Tuhan yang bersemayam dalam setiap motif atau pola.

Baca Selengkapnya

Sandiaga: Industri Batik Serap 200 Ribu Tenaga Kerja Tersebar di 101 Sentra

3 Oktober 2021

Sandiaga: Industri Batik Serap 200 Ribu Tenaga Kerja Tersebar di 101 Sentra

Menteri Sandiaga mengatakan industri batik menyerap lebih dari 200 ribu pekerja pada lebih dari 47 ribu unit usaha yang tersebar di 101 sentra.

Baca Selengkapnya

Hari Batik Nasional, Anies Baswedan Dorong Batik dan Sepeda Dipakai Harian

2 Oktober 2021

Hari Batik Nasional, Anies Baswedan Dorong Batik dan Sepeda Dipakai Harian

Anies Baswedan mengaku bahagia menggunakan batik dengan bersepeda, sekaligus bertepatan dengan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober ini.

Baca Selengkapnya

WNI dan Warga Malaysia Peringati Hari Batik di Kuala Lumpur

2 Oktober 2021

WNI dan Warga Malaysia Peringati Hari Batik di Kuala Lumpur

Warga Indonesia dan Malaysia di Kuala Lumpur, yang tergabung dalam Club Yummy Mommy (CYM) memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar Batik Day

Baca Selengkapnya

Cara Kota Batu Jawa Timur Meriahkan Hari Batik Nasional dan HUT ke-20

2 Oktober 2021

Cara Kota Batu Jawa Timur Meriahkan Hari Batik Nasional dan HUT ke-20

Pemerintah Kota Batu ikut menggelar kegiatan menarik untuk memeriahkan Hari Batik Nasional 2 Oktober dan menyambut HUT ke-20.

Baca Selengkapnya